Musi Rawas, Petisi Rakyat News — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) memastikan bahwa pekerjaan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Air Satan tahun 2025 bukan sekadar kegiatan pengangkatan enceng gondok seperti
isu yang beredar di masyarakat.
Kepada awak media kami Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas PSDA Provinsi Sumatera Selatan, Hendri
Jumerson, ST., Msi,, Jumat (31/10/2025) menyampaikan kegiatan rehabilitasi tahun ini mencakup pekerjaan utama berupa galian sedimen pada area bendung seluas kurang lebih 3,5 hektare, rehabilitasi dua unit pintu air, serta pembangunan dinding penahan tanah (retaining wall) sepanjang 60 meter, dan kegiatan rehabilitasi irigasi ini belum finis, jadi ketika finishing tentu kita akan bersihkan sampah-sampah di bendungan termasuk enceng gondok itu
Seluruh pekerjaan tersebut bertujuan untuk mengembalikan kapasitas tampung dan fungsi bendungan,
yang selama ini menurun akibat sedimentasi dan kerusakan bangunan, jelas Hendri
Ia menegaskan bahwa isu yang menyebut pekerjaan tahun ini hanya berupa
pengangkatan enceng gondok adalah tidak benar.
“Pekerjaan yang dilakukan bersifat teknis dan konstruktif, mencakup rehabilitasi fisik bangunan
bendung serta pembersihan sedimen yang menghambat fungsi saluran air. Jadi bukan hanya
membersihkan tanaman air, tetapi mengembalikan fungsi irigasi secara menyeluruh,” jelasnya.
Hendri juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah telah merencanakan tahapan
lanjutan berupa pengangkatan sedimen pada saluran sekunder dan tersier, agar distribusi air ke lahan pertanian dapat semakin lancar dan merata.
Upaya berkelanjutan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam meningkatkan efisiensi jaringan irigasi dan mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya di wilayah Musi Rawas dan sekitarnya.
Editor : awang











